DYNAMIC (OSPF DAN RIP)
DYNAMIC (OSPF DAN RIP)
Februari 14-02-2025
Oleh : Dewangga
Pengertian Dynamic
Menurut Ahmad Asroni Dynamic Routing adalah metode routing yang secara otomatis memperbarui dan memilih jalur terbaik untuk data paket berdasarkan perubahan dalam topologi jaringan. Dengan kata lain, router yang menggunakan dynamic routing dapat beradaptasi dengan perubahan jaringan seperti kegagalan node, perubahan jalur, atau peningkatan beban lalu lintas.
Menurut Rifqi Mulyawan Dynamic Routing yaitu teknik jaringan yang menyediakan perutean data yang optimal. Tidak seperti routing statis, routing dinamis memungkinkan router untuk memilih jalur sesuai dengan perubahan tata letak jaringan logis waktu nyata. Dalam routing dinamis, protokol perutean yang beroperasi pada router bertanggung jawab atas pembuatan, pemeliharaan dan pembaruan tabel perutean dinamis. Dalam perutean statis, semua pekerjaan ini dilakukan secara manual oleh administrator sistem.
Dari teks diatas dapat disimpulkan bahwa Dynamic Routing adalah metode perutean yang memungkinkan router secara otomatis memperbarui dan memilih jalur terbaik berdasarkan perubahan dalam topologi jaringan. Berbeda dengan routing statis yang dilakukan secara manual oleh administrator, dynamic routing dapat beradaptasi dengan perubahan seperti kegagalan node, perubahan jalur, atau beban lalu lintas, serta menyediakan perutean data yang lebih optimal dengan menggunakan protokol perutean yang bertanggung jawab atas pembuatan, pemeliharaan, dan pembaruan tabel perutean.
Keuntungan Dynamic Routing:
Adaptif: Mengubah rute secara otomatis ketika terjadi perubahan pada jaringan, seperti node yang offline atau jalur yang padat.
Efisiensi waktu: Tidak memerlukan intervensi manual untuk memperbarui rute ketika ada perubahan topologi.
Scalability: Cocok untuk jaringan besar dan kompleks karena bisa menyesuaikan dengan skala dan dinamika jaringan.
Dynamic Routing:
Konfigurasi Otomatis: Router dapat secara otomatis menentukan jalur terbaik dan memperbarui tabel routing tanpa campur tangan manusia.
Adaptif: Jika ada perubahan jaringan (seperti jalur down atau traffic meningkat), dynamic routing secara otomatis akan menyesuaikan jalur.
Kompleks dan Membutuhkan Sumber Daya: Dynamic routing memerlukan lebih banyak daya pemrosesan dan memori, karena router terus-menerus menyesuaikan dan menghitung rute optimal.
Cocok untuk Jaringan Besar: Dynamic routing lebih efisien di jaringan besar atau yang sering berubah-ubah.
RIP (Routing Information Protocol):
Menurut Ahmad Asroni RIP adalah salah satu protokol routing tertua yang menggunakan hop count (jumlah router di antara sumber dan tujuan) untuk menentukan jalur terbaik. Namun, RIP memiliki batasan maksimum hop count 15,yang membuatnya kurang efisien di jaringan yang lebih besar.
Menurut Resa Risyan Routing Information Protocol (RIP) adalah salah satu Routing Protocol yang menggunakan Distance Vector, oleh karena itu RIP menggunakan jumlah Hop untuk menentukan cara terbaik ke sebuah alamat jaringan tertentu, tetapi RIP secara default memiliki jumlah hop maksimum yaitu 15 Hop. Oleh karena itu, Hop ke-16 dan seterusnya akan dianggap tidak terjangkau (Unreachable).
- Kelebihan: Mudah dikonfigurasi dan digunakan.
- Kekurangan: Skalabilitas terbatas karena batas hop count, sehingga kurang efisien di jaringan besar.
Konfigurasi
Leptop Ke 1
R1
OSPF (Open Shortest Path First):
- Kelebihan: Lebih efisien untuk jaringan besar, mendukung subnetting, dan lebih cepat dalam mengonvergensi (menemukan rute optimal).
- Kekurangan: Konfigurasinya lebih kompleks dibandingkan RIP.
Konfigurasi
Menurut Ahmad Asroni OSPF adalah protokol routing berbasis link-state yang menghitung jalur terpendek dengan menggunakan Dijkstra’s Algorithm. OSPF sangat populer karena dapat menangani jaringan besar dan mendukung segmentasi jaringan melalui area OSPF.
Menurut Resa Risyan OSPF (Open Shortest Path First) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGRP (InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana kalian masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya.
Konfigurasi
Menurut Ahmad Asroni OSPF adalah protokol routing berbasis link-state yang menghitung jalur terpendek dengan menggunakan Dijkstra’s Algorithm. OSPF sangat populer karena dapat menangani jaringan besar dan mendukung segmentasi jaringan melalui area OSPF.
Menurut Resa Risyan OSPF (Open Shortest Path First) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGRP (InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana kalian masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya.
Konfigurasi
Leptop Ke 1
R2
Leptop Ke 2
R2
R3
Menurut Rifqi Mulyawan.___.Dynamic Routing
"Dynamic Routing Adalah: Arti, Kegunaan, Contoh + Pembahasannya!" diakses pada 14 Februari Pukul 14:00
Menurut Ahmad Asroni. 2024.Dynamic Routing: Definisi, Perbedaan, Protokol, dan Contoh Penerapannya "Dynamic Routing: Definisi, Perbedaan, Protokol, dan Contoh Penerapannya | by Ahmad Asroni | Medium" diakes pada 14 Februari Pukul 14:00
Menurut Resa Risyan. 2020. Pengertian RIP: Cara Kerja Dan Karakteristik "Pengertian RIP: Cara Kerja Dan Karakteristik - Monitor Teknologi" diakses pada 14 Februari Pukul 14:00
#Atswa #Promaker































Komentar
Posting Komentar