Subnetting IPv4 metode CIDR

Subnetting IPv4 metode CIDR

Januari 20-01-2025

oleh : Dewangga 

 1.IP Address

 Menurut Faradilla A.IP Address adalah deretan angka yang mewakili identitas perangkat ketika terhubung ke internet atau infrastruktur jaringan lainnya.

 IP adalah singkatan dari Internet Protocol, atau dalam bahasa Indonesia berarti Protokol Internet. Jadi, IP address atau internet protocol address adalah alamat protokol internet yang mengidentifikasi segala perangkat yang terhubung ke jaringan.

 IP Address merupakan deretan angka yang berfungsi sebagai identitas perangkat dalam jaringan, memastikan data dikirimkan ke perangkat yang tepat. 

 2.Jenis-jenis IP Address

 Menurut Faradilla A

  • IPv4

 IPv4 adalah alamat IP yang paling umum digunakan, dengan panjang 32-bit dan empat bagian (oktet) yang dipisahkan oleh titik. Nilai setiap oktet berkisar dari 0 – 255.

Contoh IPv4 adalah seperti berikut:

  • 169.89.131.246
  • 192.0. 2.146
  • 01.102.103.104
 Karena merupakan yang paling banyak digunakan, saat ini hampir semua sistem pasti bisa menangani routing IPv4 tanpa masalah. 

  • IPv6

 IPv6 adalah versi IP address yang lebih baru dari IPv4, dimaksudkan untuk menggantikan IPv4 karena variasi IPv4 yang kini mulai terbatas.

alau IPv4 memiliki panjang 32 bit, panjang IPv6 mencapai 128 bit.

Berikut adalah contoh IPv6:

  • 2001:3FFE:9D38:FE75:A95A:1C48:50DF:6AB8
  • 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334
  • 2001:db8:3333:4444:CCCC:DDDD:EEEE:FFFF

 3.Subnetting IPv4

 Menurut Naufal Faris. Subnetting dilakukan pada alamat IPv4 yang terdiri dari empat oktet yang terbagi menjadi Network ID dan Host ID. Subnet mask digunakan untuk membedakan bagian jaringan dan host dalam suatu alamat IP.

 Subnet mask ini menunjukkan bahwa 24 bit pertama adalah bagian dari Network ID, sementara 8 bit sisanya adalah Host ID.

 Subnet mask memungkinkan kita memisahkan jaringan besar menjadi subnet-subnet kecil.Sebagai contoh:

  • /24 sama dengan 255.255.255.0
  • /26 sama dengan 255.255.255.192

 Subnetting membantu mengurangi pemborosan IP dan membatasi broadcast domain 

 4.Contoh penyelesaian

 Menurut Naufal Faris

  • Menentukan kebutuhan subnet
  • Misalnya, Anda membutuhkan 4 subnet untuk jaringan.
  • Menghitung subnet mask
  • Dengan kebutuhan 4 subnet, gunakan rumus 2n≥jumlah subnet2^n \geq jumlah\ subnet2n≥jumlah subnet.

  • Untuk 4 subnet, 22=42^2 = 422=4. Maka, tambahan 2 bit untuk subnetting menghasilkan subnet mask /26 atau 255.255.255.192.
  • Membagi jaringan

  • Jika alamat awal adalah 192.168.1.0/24, maka subnetnya adalah:
  • Subnet 1: 192.168.1.0 - 192.168.1.63
  • Subnet 2: 192.168.1.64 - 192.168.1.127
  • Subnet 3: 192.168.1.128 - 192.168.1.191
  • Subnet 4: 192.168.1.192 - 192.168.1.255

  • SOAL

  • Berikan IP 192.168.10.0/28. Tentukan Network ID, Broadcast ID, dan rentang host!
  • Jawaban:
  • Subnet mask: 255.255.255.240
  • Network ID: 192.168.10.0
  • Broadcast ID: 192.168.10.15
  • Rentang host: 192.168.10.1 - 192.168.10.14
 Subnetting IPv4 adalah keterampilan penting dalam manajemen jaringan. Dengan memahami konsep ini, Anda dapat mengelola jaringan lebih efisien dan mencegah pemborosan IP.

  • Keuntungan:
  • Efisiensi alokasi IP.
  • Mengurangi broadcast domain.
  • Meningkatkan keamanan dengan pemisahan subnet.
  • Daftar pustaka

  Menurut A. Faradilla. 2025. Apa Itu IP AddressPengertian, Jenis, dan Fungsinya "Apa Itu IP Address? Baca Pengertian, Jenis, dan Fungsinya" diakses pada 20 Januari 2025 pukull 12:00

 Menurut Faris Naufal. 2024.Subnetting IPv4: Cara Mudah Memahami Dasar dan Implementasinya "Subnetting IPv4: Panduan Lengkap - CloudAja Artikel" diakses pada 20 Januari 2025 pukul 12:00


                     #Promeker43 #atswa43

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pembahasan dhcp client, server, static

Hotspot (profil, user, binding)

Cara Akses (winbox, webfig, ssh) Mikrotik